Banyaknya Fasos Fasum Tersebar, Bupati Aep Minta Pengembang Pusatkan di Satu Kawasan

Ilustrasi

Karawang -Warga Karawang yang sudah puluhan tahun tinggal di perumahan, tetapi harus menerima kenyataan pahit, yaitu tidak ada sarana ibadah, taman bermain, atau ruang terbuka publik yang layak.

Keluhan itu belakangan sampai ke telinga Bupati Karawang, Aep Syaepuloh. Ia pun menegaskan akan menghentikan pola lama pembangunan perumahan yang lahan fasilitas sosial (Fasos) dan fasilitas umum (Fasum)-nya tersebar di berbagai titik kecil.

“Enggak ada lagi lahan fasos fasum tercecer. Harus terpusat di satu kawasan,” tegas Aep kepada TribunBekasi.com, Jumat (3/10/2025).

Aep menjelaskan, Pemkab Karawang sering kesulitan membangun fasilitas publik ketika lahan Fasos Fasum terpisah-pisah. Lahan yang sempit dan mencar membuat pemerintah sulit menghadirkan sarana dasar yang representatif.

“Kalau lahan sedikit-sedikit, bingung mau bangun apa. Tapi kalau dipusatkan, kami bisa buat sekolah, layanan kesehatan, posyandu, sampai taman bermain,” jelasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *