Kabupaten Bekasi – Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pucuk pimpinan di Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.
LSM GBR DPC Kabupaten Bekasi menyatakan dukungan penuh terhadap langkah berani lembaga antirasuah tersebut dalam membersihkan praktik korupsi di wilayah Bumi Swatantra Wibawa Mukti.
Ketua GBR Kabupaten Bekasi, Idhay Sumirat menegaskan bahwa tindakan KPK merupakan momentum penting untuk melakukan pembersihan besar-besaran di lingkungan dinas maupun DPRD Kabupaten Bekasi.
”Kami mengapresiasi dan mendukung penuh langkah KPK. Dan tidak hanya menangkap 3 orang saja harus semua termasuk kepala dinas yang terlibat kasus ijon proyek,” desaknya.
Sementara Sekjen GBR Kabupaten Bekasi Bisri, mengatakan Ini adalah sinyal kuat bahwa tidak ada ruang bagi oknum pejabat untuk melakukan praktik transaksional dalam tata kelola pemerintahan.
Adapun poin-poin Pernyataan Sikap LSM GBR DPC Kabupaten Bekasi.
Transparansi Kasus: Meminta KPK untuk mengungkap kasus ini secara transparan tanpa tebang pilih, termasuk mengejar pihak-pihak lain yang diduga terlibat atau menikmati aliran dana korupsi.
Pengawasan Masyarakat: Mengajak seluruh elemen masyarakat Bekasi untuk tetap kritis dan aktif mengawasi jalannya roda pemerintahan pasca OTT.
“Dengan adanya penindakan ini, diharapkan pemimpin ke depan lebih berintegritas dan fokus pada kesejahteraan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau golongan,” katanya.
Menurutnya Kabupaten Bekasi memiliki potensi industri yang sangat besar se-Asia Tenggara jangan sampai potensi ini layu karena dikerogoti oleh oknum-oknum yang hanya mementingkan isi perut sendiri.
“Kami nyatakan sikap akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas,” pungkasnya. (Red)












