Bandung -Dalam wawancara ke awak media Sarjan Sebut Ada Pemain Besar di Skandal Suap Ijon Proyek Kabupaten Bekasi
Pengusaha Sarjan mengungkap dugaan adanya “pemain besar” dalam skandal suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Pernyataan itu disampaikan Sarjan usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Senin, 20 April 2026.
Sarjan menyebut praktik ijon dan suap yang sudah mengakar di Pemkab Bekasi dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk menguasai proyek bernilai besar dari APBD.
“Saya itu bekerja di Kabupaten Bekasi hanya kurang lebih di Bekasi itu cuma 2% dari total belanja modal 4,5 triliun,” ujar Sarjan kepada wartawan, Senin, 21 April 2026.
Sarjan menegaskan dirinya bukan pihak yang paling dominan dalam pengerjaan proyek pemerintah di Kabupaten Bekasi. Ia menyatakan kontribusinya hanya sebagian kecil dibanding total belanja modal daerah.
“Jangan mau diadu domba, jangan mau di-preming saya ini sebagai orang yang paling banyak. Salah. Karena saya cuma 2% dari total belanja modal di Pemda Kabupaten Bekasi,” katanya.












