Daerah  

Sosialisasi Forum HRD -GA KIIC yang Bertajuk Kupas Tuntas Sistem OSS dan LKPM Hadirkan DPMPTSP Jabar

Forum HRGA KIIC Hadirkan DPMPTSP Jabar bahas OSS dan LKPM sesuai regulasi terbaru, diikuti 160 perusahaan Industri

KARAWANG, – Forum Human Resource General Affair (HRGA) Kawasan Industri Internasional City (KIIC) menggelar agenda bertajuk “Kupas Tuntas Sistem OSS dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM)”, Rabu (5/2/2026), bertempat di Resinda Hotel, Karawang.

Kegiatan ini diikuti oleh 160 perusahaan dari berbagai kawasan industri, tidak hanya dari KIIC, tetapi juga dari kawasan industri sekitar seperti KIM, Surya Cipta, KNIC, hingga perusahaan dari Cikarang. Acara tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat.

Agenda tersebut diketahui bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada pelaku usaha terkait implementasi Online Single Submission (OSS) serta kewajiban penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) sesuai ketentuan terbaru Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025.

Ketua Forum HRGA KIIC, Zainul Akhwil,S.E.,M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kendala yang dihadapi perusahaan, khususnya dalam proses pelaporan LKPM.

“Banyak permasalahan yang kami hadapi di industri, terutama saat pelaporan. Ada banyak hal baru yang belum dipahami oleh teman-teman di perusahaan. Keluh kesah itulah yang mendorong kami mengadakan kegiatan ini,” ujar Zainul.

Ia menjelaskan, antusiasme perusahaan terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Bahkan, jumlah pendaftar yang ingin mengikuti acara mencapai lebih dari 200 perusahaan. Namun, karena keterbatasan anggaran dan kapasitas, peserta dibatasi hanya 160 perusahaan.

“Ke depan kami ingin kegiatan seperti ini bisa diikuti lebih banyak perusahaan, bahkan hingga 300 atau 500 perusahaan,” tambahnya.

Zainul juga menegaskan bahwa forum HRGA KIIC akan menindaklanjuti kegiatan ini dengan Bimbingan Teknis (BIMTEK) lanjutan yang lebih teknis dan mendalam terkait regulasi terbaru, dan direncanakan gratis bagi anggota forum.

“Session hari ini kami anggap sebagai sesi pertama. Selanjutnya akan ada sesi kedua berupa BIMTEK, karena itu sangat dibutuhkan oleh HRD maupun legal perusahaan yang menangani perizinan dan pelaporan LKPM,” jelasnya.

Menurut Zainul, pada dasarnya perusahaan-perusahaan sudah cukup patuh terhadap perizinan, namun masih mengalami kendala teknis dalam pelaporan. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi dan BIMTEK menjadi solusi untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pelaku usaha.

Kegiatan yang diinisiasi Forum HRGA KIIC ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Resinda Hotel, DPMPTSP, RS Mitra Keluarga, Bank Mandiri, serta Simply Media Network. Dukungan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kepatuhan dunia usaha terhadap regulasi perizinan dan penanaman modal.

Sementara itu, Budi, perwakilan manajemen PT Tsuzuki, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi OSS dan LKPM sangat membantu perusahaan.

“Dengan sistem yang sekarang serba online, kami sering kesulitan untuk bertanya secara langsung. Melalui kegiatan ini, banyak pertanyaan yang selama ini muncul saat menggunakan OSS akhirnya bisa terjawab,” ujarnya.

Ia juga berharap ke depan data perizinan antarinstansi pemerintah dapat terintegrasi dengan baik agar tidak terjadi tumpang tindih pelaporan.

“Harapannya semua data antar dinas bisa saling terhubung dan terintegrasi, sehingga tidak membingungkan perusahaan dalam memenuhi kewajiban pelaporan,” pungkasnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *