Unicharm bersama DLHK Karawang Tanam Bibit Mangrove di Pantai Jaya Bahari

Karawang Unicharm Indonesia menanam 1.000 bibit mangrove di Pantai Jaya Bahari, Pusakajaya Utara, Karawang, berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang. Inisiatif bertajuk “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang” ini bertujuan memulihkan ekosistem pesisir sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan menghadapi perubahan iklim.

Penanaman tersebut menyasar kawasan pesisir yang rentan abrasi. Data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang pada 2020 mencatat lebih dari 23 kilometer garis pantai di wilayah tersebut mengalami abrasi.

Selain melakukan penanaman, Unicharm akan memantau pertumbuhan mangrove secara berkala untuk memastikan keberlangsungan hidup tanaman dan mendukung pemulihan ekosistem pesisir.

Direktur Unicharm Indonesia, Eiji Ito, mengatakan kepedulian terhadap lingkungan merupakan salah satu pilar fundamental bisnis perusahaan. Dengan mengoperasikan dua pabrik di Karawang, perusahaan merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan setempat.

Unicharm Bangun Ekosistem Peduli Lansia, Merawat Martabat Hingga Akhir Usia

Sebelumnya, Unicharm menanam 1.500 pohon bambu di tanggul Sungai Citarum pada 2021. Perusahaan melanjutkan kegiatan pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove yang diharapkan dapat membantu menekan abrasi, memulihkan ekosistem pesisir, serta memberikan perlindungan bagi masyarakat sekitar.

“Inisiatif tersebut sekaligus mencerminkan komitmen perusahaan terhadap prinsip Ethical Living for SDGs demi masa depan yang lebih hijau,” katanya dalam keterangan pers.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Keanekaragaman Hayati DLHK Kabupaten Karawang, Agus Mustaqim, mengapresiasi kontribusi Unicharm Indonesia dalam memulihkan ekosistem pesisir.

Menurutnya, mangrove berperan penting sebagai benteng alami pelindung daratan. Persoalan abrasi dan pelestarian lingkungan membutuhkan penanganan bersama, sehingga kolaborasi pemerintah dan dunia usaha diperlukan untuk mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Karawang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *