KARAWANG – Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang untuk tahun 2026 dipastikan akan mengalami penyesuaian besar. Pasalnya efisiensi anggaran ini secara signifikan berdampak pada kegiatan DPRD, terutama kunjungan kerja (kunker) yang ritmenya akan dikurangi drastis, serta seluruh paket rapat (meeting) dan bimbingan teknis (bintek).
Sekretaris DPRD Karawang, dr. Dwi Susilo mengungkapkan pembahasan APBD 2026 masih berlangsung, dan Setwan (Sekretariat Dewan) sebagai salah satu OPD (Organisasi Perangkat Daerah) juga terkena kebijakan efisiensi.
“Anggaran Setwan juga kena efisiensi karena Transfer Keuangan Daerah (TKD) yang menurun banyak,” ungkap Dwi saat dihubungi, pada Selasa (11/11/2025).
Ia menegaskan bahwa efisiensi harus dilakukan minimal 50 persen, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) dan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terkait efisiensi anggaran.
“Kalau tidak dipenuhi, tidak akan diberi nomor register oleh BPKAD Provinsi dalam evaluasi gubernur terhadap Raperda APBD-nya,” jelasnya, menyoroti konsekuensi berat jika regulasi efisiensi tidak dipatuhi.
Sebagai langkah konkret, Setwan yang anggarannya selama setahun, termasuk paket-paket rapat, mencapai sekitar Rp37 miliar, akan melakukan pergeseran prioritas.
“Tahun 2026, kunker akan kita alihkan banyak di dalam kabupaten dan dalam provinsi,” tambahnya. Paket-paket bintek juga termasuk dalam kegiatan yang akan disesuaikan.
Pernyataan ini diperkuat oleh Ketua DPRD Karawang, Endang Sodikin. Ia membenarkan bahwa pengurangan ritme kunjungan kerja adalah suatu kepastian.
“Kunker itu pastinya ada pengurangan ritmenya. Tahun ini saja Setwan pengurangan Rp30 miliar, dan tahun 2026 (berpotensi) Rp35 miliar, karena defisit,” kata Endang Sodikin.
Ketua DPRD menekankan bahwa penyesuaian anggaran ini dilakukan karena kondisi APBD Karawang yang masih defisit, diperkirakan mencapai Rp354 miliar pada tahun 2026.
“Masih harus menyesuaikan karena keadaan masih defisit APBD Tahun 2026 (diperkirakan defisit) Rp354 M. Sepertinya akan ada penyesuaian anggaran semua OPD Karawang termasuk di Sekwan,” tukasnya.












