Sosial  

ST Telemedia Global Data Centres (STT GDC) Resmikan Lapangan Bulu Tangkis  di Cikarang Pusat

Foto (Ki-ka) Bruno Lopez, President and Group Chief Executive Officer STT GDC, H. Ganda Sasmita, S.Pd., M.M., Plt Camat Cikarang Pusat, dan Hendrikus Hendra Gozali, Country Head, Indonesia,

CIKARANG, – ST Telemedia Global Data Centres (STT GDC), salah satu penyedia layanan kolokasi pusat data dengan pertumbuhan tercepat di dunia yang berkantor pusat di Singapura, hari ini menyoroti berbagai inisiatif yang bertujuan memperkuat pengembangan talenta digital Indonesia sekaligus mendukung masyarakat di sekitar kawasan pusat data STT Jakarta di Cikarang, seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan kapabilitas pusat data dan infrastruktur digital.

Berbagai inisiatif tersebut diperkenalkan dalam peresmian lapangan bulu tangkis komunitas baru di Kecamatan Cikarang Pusat yang dibangun oleh STT GDC dan kini dikelola oleh kantor kecamatan setempat. Fasilitas ini diperuntukkan bagi sekitar 10.000 warga di sekitarnya sebagai ruang bersama untuk berolahraga, berekreasi, dan mempererat interaksi sosial bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kampus STT Jakarta. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari pengumuman STT GDC sebelumnya terkait perluasan kampus pusat data STT Jakarta Campus yang akan menghadirkan kapasitas TI terencana lebih dari 360 MW untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Seiring dengan terus berkembangnya infrastruktur digital di Indonesia, STT GDC memadukan investasi jangka panjang dalam pengembangan kapasitas dengan berbagai program yang mendorong pengembangan talenta lokal serta memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat yang lebih luas dari pertumbuhan digital.

Membangun Talenta Digital Indonesia Indonesia terus mengalami peningkatan kebutuhan akan talenta digital, khususnya di sektor-sektor spesialis seperti pusat data, di mana jalur pelatihan yang selaras dengan kebutuhan industri masih terbatas. Untuk membantu menjembatani kesenjangan tersebut, STT GDC Indonesia telah mendirikan Data Centre Laboratory Learning Centre di Jawa Barat melalui kerja sama dengan institusi pendidikan vokasi setempat, ATMI Cikarang.

Kemitraan yang diresmikan hari ini dalam seremoni perluasan STT GDC Jakarta Campus tersebut menjadi fondasi utama dari inisiatif pelatihan berbasis industri tersebut. Learning Centre ini menghadirkan model baru pelatihan yang terintegrasi dengan industri melalui penyediaan peralatan berstandar industri, seperti sistem uninterruptible power supply (UPS) dan transformator, secara langsung di institusi mitra. Dengan demikian, para mahasiswa dapat memperoleh pengalaman praktik yang relevan dengan operasional pusat data sesungguhnya.

Pendekatan ini semakin diperkuat melalui kemitraan dengan EPI untuk menghadirkan pelatihan Data Centre Fundamentals Certificate (DCFC®) yang diakui secara global, serta program magang terstruktur di tim operasional dan teknik STT GDC. Sejak September 2025, enam mahasiswa telah mengikuti program magang dengan durasi hingga 10 bulan, memperoleh pengalaman langsung dalam pengelolaan infrastruktur digital yang bersifat kritikal.

Melanjutkan inisiatif tersebut, pada tahun 2026 STT GDC telah merekrut enam peserta dari program ini dan akan membuka setidaknya 10 kesempatan magang tambahan hingga akhir tahun untuk semakin mendukung kesiapan tenaga kerja di sektor ini. Berbagai inisiatif ini memperkuat kesiapan sumber daya manusia sekaligus mendukung pengembangan talenta yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan sektor infrastruktur digital Indonesia yang terus bertumbuh.

Menciptakan Dampak yang Melampaui Infrastruktur Upaya-upaya ini mencerminkan pendekatan yang lebih luas untuk memastikan bahwa pengembangan infrastruktur digital juga berkontribusi terhadap nilai ekonomi dan ekosistem dalam jangka panjang.

Dengan membekali talenta lokal dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri serta membuka akses menuju dunia kerja, STT GDC turut mendukung pengembangan kapabilitas yang penting dalam menopang pertumbuhan digital Indonesia.

“Seiring dengan terus berkembangnya infrastruktur digital Indonesia, kebutuhan akan talenta terampil dan pembangunan yang inklusif menjadi semakin penting. Inisiatif yang kami jalankan dirancang untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan membekali talenta lokal dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari pertumbuhan ekonomi digital,” ujar Hendrikus Hendra Gozali, Country Head STT GDC Indonesia.

“Ini merupakan komitmen jangka panjang untuk membangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga ekosistem yang mendukungnya.” Mendukung Masyarakat di Sekitar Kawasan Infrastruktur Digital Selain berfokus pada pengembangan talenta, STT GDC juga berinvestasi dalam berbagai inisiatif yang mendukung kesejahteraan dan ketahanan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Di Kecamatan Cikarang Pusat, perusahaan telah menghadirkan fasilitas lapangan bulu tangkis yang kini dikelola oleh kantor kecamatan setempat. Fasilitas ini menyediakan ruang bersama bagi warga yang tinggal di sekitar kampus STT Jakarta untuk berolahraga dan berkumpul. Lapangan bulu tangkis tersebut merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk memastikan bahwa pengembangan kawasan infrastruktur digital memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

STT GDC juga mendukung berbagai inisiatif lingkungan, seperti program penanaman mangrove untuk perlindungan wilayah pesisir, yang telah memperkuat ketahanan lingkungan bagi lebih dari 150.000 warga sekaligus meningkatkan pendapatan petani mangrove sebesar 23%. Perusahaan juga tengah mengeksplorasi berbagai inisiatif tambahan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk rencana pembangunan lapangan bulu tangkis tambahan sebagai bagian dari pendekatan bertahap dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah sekitar.

“Kami mendukung program-program sosial yang memiliki dampak langsung terhadap komunitas, seperti inisiatif-inisiatif yang dilaksanakan oleh PT STT GDC Indonesia.

Kami berharap program ini akan menciptakan manfaat-manfaat yang sungguh berdampak bagi orang-orang yang dilayani,” ujar Plt Camat Cikarang Pusat, H. Ganda Sasmita, S.Pd., M.M. Lionel Yeo, Chief Executive Officer – Southeast Asia, STT GDC, menambahkan: “Investasi kami di Indonesia tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Seiring dengan perluasan kampus Jakarta kami, kami juga berkomitmen untuk memperkuat kapabilitas lokal dan mendukung masyarakat di sekitar wilayah operasional kami. Pendekatan yang terintegrasi ini memastikan bahwa pengembangan infrastruktur digital dapat memberikan nilai jangka panjang, tidak hanya bagi pelanggan kami, tetapi juga bagi ekosistem yang lebih luas dan komunitas tempat kami beroperasi.

” Seiring perluasan Jakarta Campus dan investasi STT GDC dalam pembangunan infrastruktur digital berskala besar di Indonesia, berbagai inisiatif ini mencerminkan komitmen yang sejalan untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif melalui pengembangan talenta, penguatan komunitas, serta kontribusi terhadap terciptanya ekosistem digital yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Foto (Ki-ka) Bruno Lopez, President and Group Chief Executive Officer STT GDC, H. Ganda Sasmita, S.Pd., M.M., Plt Camat Cikarang Pusat, [Nama], dan Hendrikus Hendra Gozali, Country Head, Indonesia,

STT GDC, melakukan prosesi pengguntingan pita sebagai simbol peresmian fasilitas lapangan bulu tangkis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *