Hasil UKK Seleksi Direksi Petrogas Karawang: Jabatan Dirut Buka Pendaftaran Baru,
KARAWANG– Pansel pemilihan direksi Petrogas Karawang resmi mengumumkan hasil seleksi uji kompetensi keahlian (UKK) dalam rangka penjaringan Calon Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Petrogas Persada Karawang, sebelum masuk ke tahapan wawancara akhir dengan kepala daerah atau kuasa pemilik modal (KPM).
Tahapan seleksi yang telah dilaksanakan merupakan bagian dari proses penataan tata kelola BUMD yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada peningkatan kinerja perusahaan daerah. Seleksi dilakukan secara transparan dan berjenjang melalui mekanisme verifikasi administrasi dan pelaksanaan UKK oleh lembaga independen yaitu Universitas Indonesia (UI) guna memastikan kompetensi, integritas, serta kapasitas manajerial para kandidat.
Dari hasil UKK yang digelar oleh tim dari UI menghasilkan keputusan pendaftaran ulang seleksi untuk jabatan Direktur Utama (DU). Sedangkan untuk jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan (DAK), pensel sudah mengantongi empat (4) nama untuk mengikuti tahapan wawancara akhir.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel, tanpa adanya intervensi maupun kepentingan tertentu.
“Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen memastikan proses seleksi direksi BUMD berjalan profesional dan bebas dari kepentingan. Seluruh tahapan dilakukan secara terbuka dan berbasis kompetensi untuk memperoleh figur terbaik yang mampu memperkuat kinerja BUMD,” ujar Bupati Karawang.
Sementara itu, Ketua Pansel pemilihan direksi Petrogas Karawang, Asep Aang Rahmatullah menjelaskan, hanya seleksi untuk kursi jabatan direktur utama Petrogas persada yang harus dibuka ulang seleksinya, lantaran sesuai Permendagri 37/2018 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas, Anggota Komisaris, dan Anggota Direksi BUMD, syarat melanjutkan ke tahap selanjutnya paling sedikit menghasilkan tiga (3) sampai lima (5) bakal calon direksi yang memenuhi kriteria.
Namun pada pelaksanaan UKK seleksi pemilihan calon direktur utama Petrogas Karawang yang digelar tim UI, hanya ada satu (1) orang yang memenuhi kriteria. Sehingga, pansel memutuskan akan membuka seleksi ulang calon direktur utama Petrogas Persada untuk melengkapi syarat minimum tiga sampai lima orang untuk masuk ke tahapan wawancara dengan Kuasa Pemilik Modal (KPM).
“Alhamdulilah UKK seleksi direksi Petrogas sudah keluar hasil. Saya ucapakan terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah ikut serta. Kami pansel mengagumkan dari dua kursi direksi yang dibuka seleksi, untuk jabatan direktur administrasi dan keuangan, kami sudah mengantongi empat nama yang akan lanjut ke tahap wawancara. Sedangkan untuk kursi direktur utama, sesuai ketentuan Permendagri 37/2018, kami akan membuka seleksi baru karena ternyata hasil UKK hanya ada satu orang yang memenuhi persyaratan,” kata Asep Aang.
Rencananya, pendaftaran atau seleksi ulang jabatan direktur utama Petrogas Persada akan digelar bulan Mei mendatang. Namun untuk jabatan direktur administrasi dan keuangan, proses tahapannya akan langsung berjalan ke tahap selanjutnya pada Senin 13 April besok melakukan tes wawancara bersama KPM atau kepala daerah.
“Untuk pembukaan seleksi baru, pemerintah daerah akan membuat SK baru untuk panitia seleksi baru dengan tugas baru yang akan dikerjakan. Universitas Indonesia akan kembali kami pilih sebagai pelaksana UKK, bismiilah semoga bisa mendapat hasil terbaik,” kata Aang.
“Tapi untuk jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan, keempat calon akan diundang pada hari Senin besok untuk tes wawancara. Mereka akan mempresentasikan proposal makalah dan rencana kerja jika terpilih sebagai Direktur Administrasi Keuangan. Akan ada tanya-jawab untuk menggali sejauh mana calon Direktur tersebut mengetahui Petrogas Karawang dengan segala potensi pemngembangan usahanya ke depan, karena kami punya target dan harapan besar untuk Petrogas Karawang ke depannya sesuai dengan visi pak bupati sebagai KPM,” timpal Aang.
Aang menuturkan, nantinya siapapun yang dipilih oleh KPM di jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan, akan ditetapkan berbarengan dengan saat calon Direktur Utama telah dikantongi hasilnya. Dengan kata lain, setelah tes wawancara, para peserta akan menanti hasil menunggu seleksi baru jabatan Direktur Utama rampung dilaksanakan.
“Kemungkinan nanti penetapannya calon terpilihnya akan tetap berbarengan. Satu sisi kami ingin punya direksi terbaik dari yang terbaik, di satu sisi lain kami pun dikejar waktu agar Petrogas Persada bisa memiliki direksi definitif. Dan semua langkah kami pansel, termasuk membuka seleksi baru dan mengebut pembukaan seleksi baru jabatan Direktur Utama, tujuannya itu mencari yang terbaik, tetapi dengan prinsip lebih cepat lebih baik,” katanya.
Sebagai informasi, pelaksanaan seleksi jabatan Direktur Utama serta Direktur Keuangan dan Administrasi dari mulai pengumuman pendaftaran, seleksi administrasi hingga tahapan UKK dilaksanakan pada 23 Februari 2025 hingga 31 Maret. Dari awal pendaftaran, ada 19 orang pendaftar.
Lima orang mendaftar jabatan Direktur Utama. Dan sembilan orang mendaftar jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan. Namun pada seleksi administrasi hanya 14 orang yang memenuhi persyaratan, lima di jabatan Direktur Utama dan tersisa sembilan orang di jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan. Lalu di tahapan UKK, dari 14 orang total yang berhak ikut UKK, hanya 12 orang yang datang. Empat orang di jabatan Direktur Utama, dan delapan orang di jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan.
Sedangkan hasil UKK, dari empat orang yang mengikuti di jabatan Direktur Utama, hanya satu orang yang memenuhi kriteria, sehingga pemerintah daerah akan menerbitkan SK pansel dengan tugas baru, menggelar ulang untuk menjaring calon Direktur Utama. Sedangkan di jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan, dari delapan peserta, ada empat orang yang memenuhi kriteria dan berhak lanjut ke tahap wawancara.
Melalui proses seleksi ini, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap dapat menghadirkan kepemimpinan BUMD yang profesional, adaptif, serta mampu mendorong peningkatan kinerja perusahaan dan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah serta pembangunan ekonomi Kabupaten Karawang.












