RS Citra Sari Husada Hadirkan Layanan Nyeri Tanpa Operasi di Acara Halal Bihalal Forum HRGA KIIC

Karawang — RS Citra Sari Husada turut berpartisipasi sebagai sponsor utama dalam kegiatan Halal Bihalal & Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem OSS berdasarkan PP No. 28 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi HRGA KIIC, Kamis (2/4/2026), di Swissbel Hotel Karawang.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini dihadiri oleh lebih dari 180 praktisi HRGA dari berbagai perusahaan di Karawang, mulai dari level manajerial hingga representatif perusahaan.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemaparan terkait sistem Online Single Submission (OSS) berdasarkan PP No. 28 Tahun 2025 dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Selain itu, RS Citra Sari Husada menghadirkan sesi edukasi kesehatan yang membahas penanganan nyeri pada karyawan, khususnya nyeri menahun yang disebabkan oleh faktor ergonomi kerja maupun kondisi degeneratif. Edukasi ini disampaikan oleh dokter spesialis anestesi intervensi nyeri, dr. Agung Diky Hernawan, Sp.An-TI.FIP.

Dalam pemaparannya, dr. Agung menjelaskan berbagai penyebab nyeri yang kerap dialami karyawan, mulai dari postur kerja yang tidak ideal hingga kondisi medis tertentu. Ia juga menekankan pentingnya penanganan yang tepat serta risiko konsumsi obat pereda nyeri secara berlebihan tanpa pengawasan dokter.

“Permasalahan nyeri seringkali dianggap sepele, padahal jika tidak ditangani dengan tepat dapat berdampak pada produktivitas kerja. Dengan diagnosis yang akurat, penanganan nyeri saat ini dapat dilakukan dengan metode minimal invasif,” jelasnya.

RS Citra Sari Husada juga memperkenalkan berbagai metode penanganan nyeri modern, seperti terapi radiofrekuensi dan Percutaneous Laser Disc Decompression (PLDD), yang didukung oleh fasilitas dan teknologi yang tersedia secara mandiri di rumah sakit tersebut.

Menariknya, dalam sesi ini juga dilakukan demonstrasi langsung penggunaan USG saraf untuk mendeteksi sumber nyeri pada pasien. Peserta dapat menyaksikan secara langsung proses pemeriksaan hingga tindakan penyuntikan terapi nyeri, yang menjadi salah satu daya tarik utama dalam kegiatan tersebut.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait metode intervensi nyeri, hingga sebagian pertanyaan harus ditampung melalui inquiry form yang disediakan oleh pihak RS Citra Sari Husada.

Ketua Forum HRGA KIIC Karawang, Zainul Akhwil, menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi RS Citra Sari Husada dalam kegiatan ini.

“Terima kasih RS Citra Sari Husada dan dr. Agung Diky Hernawan karena tema pemaparan pada kesempatan kali ini sangat selaras dengan permasalahan yang terjadi di lapangan,” ujarnya.

Ke depan, RS Citra Sari Husada berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan di Karawang melalui berbagai program edukasi dan pendampingan kesehatan karyawan, guna mendukung peningkatan produktivitas di lingkungan kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *