Telaga Desa-KIIC mengadakan giat Hari Bersih Sedunia (World Cleanup Day
Karawang -Telaga Desa-KIIC mengadakan giat Hari Bersih Sedunia (World Cleanup Day) yang bertema Menuju Indonesia bersih yang di laksanakan pada Selasa 14/10/2025 di telaga desa.Dalam acara ini hadir 50 perusahaan dari kawasan KIIC, dinas lingkungan hidup Karawang dan KSM sahabat lingkungan.
Penanggungjawab program Telaga Desa KIIC Satia Gumilar mengatakan”Dalam kegiatan World Cleanup Day ini Ini baru pertama kali dan nanti akan kita agendakan rutin setiap tahunnya yang lain pada intinya tujuan dalam memberikan kesadaran terhadap perusahaan untuk menjaga selalu kebersihan baik di lingkungan perusahaan maupun di lingkungan masyarakat menggugah rasa tanggung jawab semua pihak”.
“Perusahaan di kawasan KIIC dalam pemanfaatan sampah rata rata bekerjasama dengan vendor pihak ketiga dan terima beres dalam pemilahan sampah” .
Satia mengungkapkan”Kami menerapkan praktik-praktik pengelolaan lingkungan terbaik di untuk menghasilkan energi yang selamat dan ramah lingkungan,”
“Ada 50 perusahaan yang hadir sangat antusias Ada perusahaan memberikan testimoni seperti dari Ajinomoto Ajinomoto, P&G dan Yamaha”.
Hendro Wibowo ketua KSM sahabat lingkungan masyarakat sebagai Narasumber menjelaskan “Kelompok Swadaya Masyarakat yang berkecimpung dalam pengelolaan sampah rumah tangga berdiri sejak 2014 silam”.
“Dalam memperingati World Cleanup Day tahun 2025 harapannya ke depan seperti ini menjadi sebuah keran membuka peluang Pengolahan sampah antara sampah Organik Dan sampah AnOrganik Ekonomis,dari sampah NonEkonomis itu sendiri langsung di pilah dan hasil pilahannya itu sendiri akan di kembalikan kepada penarik sampah itu sendiri,dan untuk sampah Organik Sendiri Kami Olah untuk di jadikan pupuk kompos yang bernilai ekonomis,dan Untuk sampah yang NonEkonomis Seperti sachet snack,sachet kopi,styrofoam,mika kami jadikan kerajinan yang bernilai ekonimis,bahkan popok atau pembalut kami jadikan kerajinan pot bunga dan untuk gel di dalam popok atau pembalut kami jadikan pupuk cair yang bernilai ekonimis.
“Pengolahan sampah menjadi tidak hanya sekala daerah atau juga skala nasional bahkan di internasional karena isinya sudah masuk dalam pola-pola pengembangan pengelolaan sampah yang lebih modern yaitu tenaga listrik dan lain sebagainya harapan kita dengan adanya kegiatan ini adalah bagaimana kita bisa membangun kemitraan strategis antara perusahaan, pemerintah dan unsur komunitas namun juga dari private-sector di dunia untuk bisa bersama sama-sama mengolah Sampah yang baik dan benar”.












