Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang Tahun 2026 Naik Jadi Rp2 Triliun

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang, Sahali Kertawijaya, ST, MM, 

Karawang-Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang tahun 2026 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menetapkan target PAD sebesar Rp2 triliun, naik dari target tahun 2025 yang berada di angka Rp1,7 triliun. Kenaikan ini mencerminkan optimisme pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian fiskal sekaligus meningkatkan kapasitas pembiayaan pembangunan daerah.

Meskipun target PAD tahun 2025 diketahui tidak tercapai, Bapenda Karawang tetap menunjukkan keyakinan bahwa target tahun 2026 dapat direalisasikan. Berbagai langkah strategis dan optimalisasi sektor pajak terus diupayakan agar penerimaan daerah dapat meningkat secara berkelanjutan.

 

Bapenda Karawang Tetapkan Target PAD dari 11 Sektor Pajak

 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang, Sahali Kertawijaya, ST, MM, mengungkapkan bahwa target PAD sebesar Rp2 triliun pada tahun 2026 berasal dari 11 sektor pajak daerah. Penetapan target ini dilakukan berdasarkan evaluasi capaian tahun-tahun sebelumnya serta potensi pendapatan yang dinilai masih dapat dikembangkan.

 

Dalam keterangannya kepada media pada Rabu (21/1/2026), Sahali menjelaskan bahwa target PAD tahun 2026 jauh lebih besar dibandingkan target tahun 2025. Menurutnya, peningkatan ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Bapenda untuk bekerja lebih keras dalam menggali potensi pendapatan daerah.

Perbandingan Target PAD 2025 dan 2026

Sahali juga mengakui bahwa target PAD tahun 2025 sebesar Rp1,7 triliun tidak berhasil tercapai. Namun demikian, ia tidak merinci secara detail berapa jumlah PAD yang berhasil direalisasikan pada tahun tersebut. Menurutnya, evaluasi atas capaian tahun 2025 menjadi bahan pembelajaran penting dalam menyusun strategi peningkatan PAD di tahun 2026.

Kegagalan mencapai target pada tahun sebelumnya tidak lantas membuat Bapenda pesimistis. Justru, kondisi tersebut dijadikan momentum untuk melakukan perbaikan internal, baik dari sisi kebijakan, pelayanan, maupun pengawasan.

Strategi dan Optimisme Pencapaian PAD Tahun 2026

Bapenda Karawang menilai bahwa masih terdapat ruang yang cukup besar untuk meningkatkan PAD, terutama dari sektor pajak daerah yang selama ini menjadi tulang punggung penerimaan. Optimalisasi digitalisasi layanan perpajakan, pendataan objek pajak secara lebih akurat, serta peningkatan koordinasi dengan perangkat daerah lain menjadi fokus utama dalam strategi tahun 2026.

Selain itu, pertumbuhan aktivitas ekonomi di Kabupaten Karawang, khususnya di sektor industri, perdagangan, dan jasa, juga menjadi faktor pendukung meningkatnya target PAD. Pemerintah daerah berharap iklim investasi yang kondusif dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan penerimaan pajak daerah.

Di bawah kepemimpinan Sahali Kertawijaya, kinerja Bapenda Karawang dinilai cukup mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Berdasarkan pemantauan lapangan, Sahali dikenal aktif mendorong jajaran Bapenda untuk bekerja lebih keras dalam merealisasikan target PAD tahun 2027

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *