Kapolres Karawang Tepis Isu Bakso Tikus di Medsos, Hasil Lab Ternyata Daging Sapi

0
6

Karawang, Beritanet – Polres Karawang bersama Subkor Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian Karawang, menggelar Press Release hasil pengujian laboratorium, terkait adanya dugaan bakso tikus yang sempat viral di media sosial dan menghebohkan masyarakat Karawang.

Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono menepis isu itu, pasalnya setelah dilakukan uji lab ternyata bakso yang dimaksud ternyata menggunakan bahan baku dengan campuran daging sapi, bukan daging tikus seperti yang heboh di medsos.

“Dari pengujian sampel sisa bakso yang dimakan salah satu warga yang diposting di medsos, juga sampel dari lokasi penjual baksonya, hasilnya negatif daging tikus,” ujar AKBP Aldi Dubartono kepada awak media di halaman Polres Karawang, Jumat (13/05).

Lebih lanjut AKBP Aldi mengatakan, sangat penting pihaknya melakukan langkah-langkah cepat agar informasi yang menjadi bola liar ini segera terkonfirmasi kebenarannya.

“Muncul di medsos bahwa di Karawang ada bakso tikus. Ini sempat jadi bola liar, kami melakukan langkah-langkah cepat, menemui wanita yang posting itu. Lalu menemukan sisa bakso yang diduga bakso tikus itu, kami juga lakukan penyelidikan di lokasi yang diduga menjual daging tikus. Jadi kedua sampel itu kami kirim ke lab untuk di uji,” ungkap Aldi.

Sementara itu, Subkor Kesehatan Hewan (Keswan) Kesmafet pada Dinas Pertanian Karawang Siti Komalaningsih menyatakan, atas kehebohan itu pihaknya bersama pengujian laboratorium serta Kementerian Pertanian dan Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Hewan melakukan identifikasi spesies tikus.

“Kandungan bakso dari sampel bakso yang viral itu. Hasilnya selama 2 hari 11-12 Mei itu negatif, bukan daging tikus. Bakso itu aman daging sapi,” terang Siti.

Terkait daging seperti mirip buntut tikus itu, dikatakan Situ, bahwa itu urat yang tidak halus saat proses pengolahan.

“Jadi ditegaskan sekali lagi, hasil uji lab itu negatif bukan daging tikus tapi daging sapi,” tandasnya. (red)