Persiapan Berkendara Sepeda Motor di Musim Hujan

0
62

 BANDUNG – Saat memasuki musim penghujan, pengendara sepeda motor perlu meningkatkan kewaspadaan untuk menjaga keselamatan berkendara. Para pemilik sepeda motor diimbau untuk mempersiapkan dan mengecek kondisi kendaraannya sebelum bepergian agar selalu #Cari_Aman.

Promotion Department Head PT Daya Adicipta Motora, Demmy Firmansyah menjelaskan mengendarai sepeda motor saat hujan membuat pengguna motor perlu memperhatikan beberapa hal yang mendukung keselamatan berkendara. Karena pada musim hujan membuat para pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati. Bisa karena jalan yang licin, situasi jalan yang padat dan pandangan terganggu sehingga pengendara harus mengantisipasi kemanan dalam berkendara.

Adapun hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum berkendara sepeda motor di musim hujan, diantaranya :

  1. Persiapan Fisik

Setiap berkendara dalam kondisi apapun pengendara harus mengecek kondisi badan terlebih dahaulu untuk memastikan kondisi tubuh fit. Karena kondisi tubuh yang tidak fit akan mempengaruhi fokus saar berkendara.

  1. Lampu Sepeda Motor

Sebelum beraktifitas periksa terlebih dahulu fungsi lampu-lampu yang ada di sepeda motor. Sesuai dengan Undang-Undang tentang Lalu Lintas, lampu depan sepeda motor wajib menyala walaupun berkendara di siang hari. Selain itu, lampu sepeda motor berfungsi untuk  membantu pengendara dapat melihat jalan dengan jelas dalam kondisi hujan dan jalan yang tergenang air.

“Tidak hanya lampu depan namun lampu belakang juga harus berfungsi dengan baik dan normal, terutama saat hujan lebat turun. Dengan adanya lampu belakang yang menyala berfungsi memberikan tanda kepada pengendara lain jika terdapat kendaraan di depannya,” ujar Demmy.

  1. Ban Sepeda Motor

Ban sepeda motor merupakan salah satu komponen sepeda motor yang sangat penting untuk menjaga keselamatan berkendara, terlebih saat kondisi jalan licin.

Ban yang sudah aus dan gundul dapat menurunkan tingkat daya cengkramnya terhadap jalan, terlebih jika dalam kondisi hujan dan berpasir. Adapun untuk memeriksa tingkat keausan pada ban, kita bisa lihat dari kembang atau motif ban pada bagian luar, apabila mulai menghilang atau mulai tipis, maka ban mulai semakin aus.

  1. Rem Depan dan Belakang

Secara garis besar, rem di dalam sepeda motor menggunakan sistem kerja yang rentan terhadap kerusakan, terlebih di musim penghujan.

Agar rem dapat berfungsi dengan baik, maka pada musim penghujan seperti ini sebaiknya pemilik kendaraan harus rutin melakukan pengecekan dan perawatan untuk memastikan mekanisme rem dapat berfungsi dengan baik.

“Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan datang ke bengkel resmi Honda atau AHASS untuk dilakukan pengecekan oleh teknisi dari Honda,” ujar Demmy.

  1. Gaya Berkendara

Gaya berkendara saat musim hujan berbeda dengan gaya berkendara saat kondisi normal. Saat hujan resiko berkendara jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi normal.

Sehingga, kita harus lebih berhati-hati dalam berkendara terutama saat melakukan pengereman. Jadi, lakukan pengereman dengan halus dan perlahan.

Serta, buka tutup gas harus lebih smooth agar ban tidak selip sehingga sepeda motor mudah untuk dikendalikan.

  1. Jas Hujan

Selain melindungi tubuh dari hujan, fungsi jas hujan dapat mengurangi rasa dingin dan dapat menjaga tas dan barang bawaan terhindar dari air hujan.

Demmy menjelaskan, disarankan para pengendara menggunakan jas hujan jenis setelan. Tidak disarankan menggunakan jas hujan jenis ponco. Karena, dikhawatirkan akan tersangkut di bagian rantai atau roda sepeda motor.

Selain itu, pengendera sebaiknya menggunakan helm dengan visor bening. Karena saat hujan memungkinkan visor helm berkabut sehingga mengganggu penglihatan saat berkendara.