Ujicoba Deteksi Dini Talasemia di Puskesmas Adiarsa

0
10

Karawang-Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang laksanakan Ujicoba deteksi dini talasemia yang pertama kalinya di Jawa barat. Dibuka oleh wakil bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE di Puskemas Adiarsa, Rabu ,22 September yang di hadiri oleh Kemenkes RI dan dinas kesehatan provinsi Jawa barat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, dr. Endang Suryadi, MARS mengatakan tujuan uji coba deteksi adalah sebagai pencegahan dan antispasi bagi penderita talasemia sejak dini. Karawang merupakan kabupaten pertama yang melakukan uji coba deteksi dini di puskesmas.

Deteksi dini talasemia di kabupaten Karawang saat ini dilakukan secara serentak di 9 puskemas yakni Adiarsa, Cikampek, Purwasari, Jatisari ,Klari , Kota Baru, Lemah Abang, Medangasem, dan Teluk Jambe. Penderita talasemia mayor yang ada di 44 Puskesmas berjumlah 195 dan Ring 1 berasal dari saudara berjumlah 125 orang. Di Puskesmas Adiarsa yang akan diskrining sekitar 25 orang yang di tracking dari keluarga penderita talasemia.

Talasemia adalah kelainan darah bawaan yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memproduksi hemoglobin dan sel darah merah. Seseorang dengan talasemia akan memiliki terlalu sedikit sel darah merah dan terlalu sedikit hemoglobin dan sel darah merah biasanya juga terlalu kecil. Dampaknya dapat bersifat ringan hingga parah, bahkan dapat mengancam jiwa. Penderita talasemia di Indonesia paling banyak di provinsi Jawa barat yang tersebar di 14 Kabupaten salah satunya karawang.

Selain pelayanan deteksi dini, sosialisasi pencegahan talasemia juga perlu dilakukan khususnya pada para kaum muda sebelum menikah agar sadar, mau dan mampu melakukan pengecekan darahnya sehingga bisa mendapatkan keturunan yang sehat. Harapannya Jangan sampai bertambah banyak anak yang talasemia. Oleh karena itu, sesama penderita talasemia jangan menikah.