Sebut Republik Gila, Ferdinand Hutahaean Singgung Novel Bamukmin di Akun Twitter Pribadinya

0
59

Berita-net.com, Bekasi | Menangapi pernyataan PA 212 Novel Bamukmin, yang menyebutkan Republik Indonesia dan Rezim saat gila terkait vonis yang diberikan Habib Rizieq.

Mantan Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean turut menanggapi di akun twitter pribadinya. Berikut ungkapan cuitannya. Pertanyaan Novel Bamukmin telah melecegkan bangsa Indonesia terkait ucapanya soal vonis Habib Rizieq.

“Pernyataan Novel Bamukmin ini menurut saya adalah bentuk pelecehan dan penghinaan kepada Bangsa,” cuit Ferdinand Hutahaean,

Menurutnya, pernyataan Novel Bamukmin yang menyebut RI dengan narasi ‘Republik Gila’ sangat tak pantas diucapkan.

“Menyebut negara ini dgn kalimat “Republik Gila” sungguh tak
pantas, melecehkan dan menista,” tutur Ferdinand.

Maka dari itu, ia menilai kemungkinan Novel Bamukmin mengeluarkan pernyataan tersebut karena Novel belum bisa mencintai Indonesia dengan benar.

“Mungkin Bamukmin belum bisa mencintai Indonesia dengan benar,” ungkapnya.

Padahal, kata Ferdinand, menghormati bangsa ini adalah salah satu wujud kecintaan terhadap tanah air.

Oleh karenanya, Ferdinand menegaskan kepada Wakil Sekretaris Jenderal PA 212 itu apabila tidak bisa mencintai NKRI maka sebaiknya tak perlu merusak maupun melecehkan Republik Indonesia.