Ambu Anne Ratna Mustika menghadiri Peringatan Hari Kartini Tingkat Kabupaten Purwakarta Tahun 2021

0
11

Hari ini tanggal 21 April, secara seremonial Bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini, dimana Raden Ajeng Kartini adalah pahlawan bangsa yang memperjuangkan hak asasi wanita. Beliau telah membawa perubahan untuk kaum wanita di Indonesia. Atas perjuangannya, Bangsa Indonesia khususnya perempuan dapat meraih kebebasan dan kemerdekaan Negara Indonesia.

Peringatan Hari Kartini bertujuan untuk menghormati perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam mewujudkan keseimbangan derajat antar pria maupun wanita pada era modern, khususnya dalam bidang pendidikan dan secara umum kesetaraan gender di semua bidang pekerjaan.

Habis gelap terbitlah terang merupakan kalimat istimewa yang tidak bisa kita lepaskan dari Raden Ajeng Kartini, beliau sosok wanita hebat pejuang kemerdekaan bagi kaum wanita yang ada di Indonesia. Hasil buah pemikiran kartini dimasa gelap tersampaikan kepada para generasi di masa yang benderang ini. Perjuangannya mampu menginspirasi banyak kaum wanita pribumi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan bersama-sama sampai hari ini.

Kepeduliannya akan nasib wanita di indonesia tidaklah main-main, banyak sekali hal-hal luar biasa yang diwariskan oleh R.A Kartini kepada generasi penerusnya, salah satunya pemikiran-pemikiran merdekanya. Dimana pemikirannya semuanya berisi mengenai para kaum wanita, bagaimana kaum wanita seharusnya diperlakukan dan bagaimana status sosial yang baik bagi wanita. Semuanya dipikirkan dengan sungguh-sungguh oleh kartini tanpa terlewat sedikitpun. Cita-citanya sungguh mulia untuk kemajuan para wanita di indonesia, yang pada waktu itu hak-hak kaum wanita masih kerap direndahkan bahkan juga sampai dilupakan. Berangkat dari hal-hal itulah, kartini menghabiskan hidupnya untuk menyuarakan hak-hak wanita agar menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang. Buah dari hasil pemikiran-pemikiran Kartini dijadikan sebagai landasan bagi kaum wanita setelahnya untuk bersama-sama bersatu meraih tujuan yang sama, yaitu mewujudkan kesetaraan sosial bagi kaum wanita.

Pada kesempatan ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada perempuan-perempuan inspiratif di bidang ketahanan ekonomi keluarga, bidang pencegahan penularan Covid-19, bidang sosial masyarakat dan bidang pendidikan keluarga. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi kita semua.

Ambu Anne menyampaikan bahwa semangat perjuangan Kartini harus mendorong dan memotivasi kita untuk selalu menjadi yang terbaik, khususnya untuk orang tua. Beliau meneladani pemikiran Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan nasib wanita dengan mengawasi dan ikut berpartisipasi terhadap gelora pembangunan sekarang ini sehingga cita-cita Ibu Kartini dapat segera terwujud.

Pandangan Ambu Anne terkait Raden Ajeng Kartini adalah sosok yang kontradiktif, disatu sisi memiliki prinsip yang kuat untuk memperjuangkan seorang perempuan dalam kapasitasnya harus memiliki kemampuan, memiliki hak-hak yang sama dengan lelaki. Akan tetapi, disatu sisi beliau takluk terhadap tradisi yang dia lawan. Kemudian hal ini yang membuat RA. Kartini menjadi kuat dan lemah, beliau lemah karena kecintaan dan rasa hormatnya terhadap ayahnya. Diharapkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Purwakarta, khususnya kaum wanita agar dapat menjadi sosok Kartini yang kuat, suka membaca, mudah bergaul tetapi tidak melupakan tradisi.

Pada hari ini juga dilaksanakan Launching Buku Ambu Anne Ratna Mustika melanjutkan Purwakarta Istimewa. Dimana buku tersebut menceritakan tentang sosok Ambu Anne, baik dari Biografi maupun perjalanan Ambu Anne menjadi Bupati Purwakarta. Semoga buku ini dapat menjadi inspirasi bagi pembacanya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purwakarta ataupun yang mewakili, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala OPD Se-Kabupaten Purwakarta, Camat Se-Kabupaten Purwakarta, Perwakilan dari Yayasan Al-Muhajirin, Seluruh Ketua Organisasi Wanita Se-Kabupaten Purwakarta, serta tamu undangan yang hadir secara langsung maupun secara virtual.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here