Cikarang-Warga Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, menolak pembangunan pengendali banjir sungai cibeet yang dianggap tidak memenuhi rasa keadilan masyarakat dalam mendapatkan hak pembangunan dari pemerintah.

Penolakan itu dibuat dengan terulis tertanggal 19 Maret 2021 yang ditujukan kepada kepala desa cipayung dan ditindaklanjuti oleh kepala desa dengan mengirimkan surat permohonan pertimbangan kepada Mentri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Reaksi warga tersebut merupakan tindak lanjut dari adanya dugaan perbedaan titik lokasi kegiatan yang akan dilaksanakan.

Hal ini disampaikan Wakil ketua karang taruna Andi (betot) salah satu warga Desa Cipayung yang diundang dalam acara sosialisasi.

“Betul, tanggal 18 Februari 2021 ada sosialisasi kepada warga cipayung terkait dengan akan dilaksanakannya kegiatan pembangunan pengendali banjir sungai cibeet sepanjang 1km/1hektar di wilayah desa cipayung, saat itu warga bersama kepala desa cipayung meminta 4 titik dimana lokasi tersebut merupakan titik tanggul keritis dengan dataran yang rendah, diantaranya : Kp. Ciranggon RT02/01, Kp. Ciranggon RT 01/01, Kp. Ciranggon RT03/01 dan Kp. Rancaiga RT 02/04, yang langsung diukur beberapa hari kemudian”.jelasnya

Ditempat berbeda Yadi (48) salah satu warga Desa Cipayung yang turut melakukan pengukuran kegiatan, membenarkan bahwa adanya pekerjaan pengukuran.

“Ya waktu tanggal 26 Februari 2021 ada 4 titik lokasi yang diukur bahkan saya turut serta dalam pengerjaan pengukuran karena melibatkan warga setempat (padat karya)”.ucapnya

Kuatnya penolakan warga desa cipayung diduga karena adanya perbedaan titik lokasi kegiatan hasil sosialisasi, hal ini disampaikan oleh Ridi Januar (ciber) selaku warga desa cipayung yang turut menolak pembangunan pengendali banjir sungai cibeet bila mana hanya dikerjakan disatu titik lokasi.

“Kita selaku warga kecewa tentunya apa bila lokasi kegiatan bukan dititik-titik yang mana menjadi pengajuan warga, karena memang ke 4 titik lokasi tersebut merupakan tanggul sungai keritis dengan dataran rendah, ini kan (pembangunan pengendali banjir sungai cibeet) pakai uang negara tentunya harus sesuai dengan harapan warga agar pembangunan tersebut dirasakan langsung manfaatnya oleh warga desa cipayung, saya tetap menolak apabila kegiatan tidak sesuai dengan usulan warga”.tegasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here