Karawang-Lembaga Bantuan Hukum Cipta Keadilan Rakyat (LBH CAKRA) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Karawang mendalami dugaan keterlibatan Oknum Anggota Komisi IV DPRD Karawang dan Pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang dalam dugaan cashback fee sewa hotel tempat isolasi pasien covid 19.

Oknum Anggota Komisi IV DPRD dan Pejabat Dinkes Karawang itu mencuat sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam dugaan penikmat cashback fee sewa hotel.

“Untuk itu, LBH CAKRA mendesak Kejari untuk mengusut tuntas dugaan ini. Apalagi sebenarnya sudah jelas oknumnya. Mau apapun background-nya, apalagi politikus, harus dikejar dan dituntaskan,” kata Dede Nurdin Wakil Direktur Advokasi dan Program LBH CAKRA

Dede menilai Kejari tak perlu menunggu hingga adanya pelaporan untuk menjarat para oknum tersebut. Dengan mengerahakan anak buah melalui intelejen atau pun dengan mengikuti isu yang berkembang sudah bisa menilai dan mengambil sikap.

“Dugaan bisa dikembangkan Kejari lalu bisa ditetapkan tersangka selama sudah memenuhi aturan, berdasarkan data dari intelejen juga situasi isu yang berkembang,”ucapnya.

LBH Cakra akan mendalami dengan terus menggali informasi dan investigasi data terkait dugaan oknum penikmat cashbascek fee.

“Kami akan dalami terus. Hingga berujung pelaporan jika semua data dari hasil investigasi tim kami sudah lengkap,”pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here