Karawang – PT Pupuk Kujang Cikampek memberikan bantuan berupa hibah dua unit perahu karet dan 75 jas hujan kepada Pemkab Karawang, Jawa Barat. Bantuan diterima langsung oleh Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh.

Perahu yang dihibahkan berupa perahu karet berbahan tube material PVC dengan tebal lantai 0,9 mm. Panjangnya mencapai 4,3 meter dengan berat 120 Kg. Perahu tersebut bisa mengangkut beban hingga 950 Kg dengan kapasitas 8 hingga 20 orang. Perahu lainnya adalah perahu karet berlantai playwood. Panjangnya mencapai 3,3 meter dengan berat 45 Kg. Perahu tersebut bisa mengangkut 5 higga 6 orang.

Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh menyatakan hibah dua unit perahu dan puluhan jas hujan dari Pupuk Kujang merupakan hal penting. Menurut Aep, Pemkab Karawang memang memerlukan perahu yang diperlakukan ketika bencana banjir melanda.

“Pemkab Karawang berencana menyiagakan perahu di sejumlah kecamatan yang rawan banjir. Alhasil bantuan ini sangan penting karena memang dibutuhkan. Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pupuk Kujang yang selalu sinergi dan peduli kepada masyarakat Karawang,” kata Aep usai serah terima dua unit perahu di Kantor BPBD Karawang, Selasa, 16 Maret 2021.

Aep menyatakan, BPBD akan merawat dua perahu yang dihibahkan Pupuk Kujang. Dengan perahu tersebut, kata Aep, bisa menambah kekuatan petugas saat mengevakuasi korban banjir atau korban lainnya. “Pupuk Kujang adalah contoh baik, bagaimana industri peka dan peduli kepada masyarakat,” kata Aep.

Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Pupuk Kujang kepada masyarakat. Ibrahim Herlambang, VP Departemen Komunikasi Pupuk Kujang menuturkan, perusahaan selalu menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah daerah termasuk membuat berbagai aksi kemanusiaan saat terjadi bencana alam.

“Pupuk Kujang selain sahabat petani, juga turut peduli kepada masyarakat Karawang yang terdampak bencana. Pupuk Kujang selalu berupaya melakukan aksi dan merespon cepat ketika bencana melanda,” kata Ibrahim.

Dalam aksi tangap bencana, ujar Ibrahim, Pupuk Kujang melalui Departemen PKBL selalu membuat program perencanaan penanggulangan bencana dengan BPBD Karawang. “Kita selalu berkomunikasi dan berkolaborasi membuat perencanaan dalam aksi penanggulangan bencana,” tutur Ibrahim.

Aksi Kemanusiaan Pupuk Kujang untuk Korban Bencana

Sebagai industri yang berada di Karawang, Pupuk Kujang mencoba berkontribusi untuk masyarakat karena perusahaan adalah bagian dari karawang. DI kesempatan yang sama, Agung menuturkan saat banjir melanda Karawang, Pupuk Kujang selalu terlibat dalam aksi kemanusiaan dan membantu penyintas bencana. Di musim hujan pada tahun 2020 dan awal 2021 misalnya, banjir melanda sejumlah daerah termasuk di beberapa wilayah area distribusi Pupuk Kujang. Sebagai bentuk kepedulian, Pupuk Kujang melalui program CSR dan Baitul Maal Pupuk Kujang (BMPK) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bajir mulai di Cikampek, Kecamatan Purwasari, Desa Karangligar hingga Kabupaten Bogor.

Saat musibah melanda, Departemen PKBL Pupuk Kujangbergerak cepat menyalurkan bahan makanan, obat-obatan, tenda pengungsi hingga perahu karet untuk evakuasi korban. Di Kecamatan Purwasari, Baitul Maal Pupuk Kujang terlibat saat evakuasi korban dan mendirikan dapur umum. Selain itu, karyawan Pupuk Kujang mengalang dana untuk membantu para korban banjir. Penghimpunan dana dilakukan melalui Serikat Pekerja dan Milenial Pupuk Kujang.

Banjir di Karawang pada awal tahun 2021 melanda 30 desa di 17 kecamatan. Sebanyak 3.396 warga mengungsi. Termasuk beberapa lokasi di Kecamatan Cikampek seperti Desa Dawuan Barat, Dawuan Tengah, Desa Kalihurip dan Desa cikampek Selatan yang merupakan ring satu lingkungan Pupuk Kujang.

Di lokasi yang berbeda, Pupuk Kujang juga memberikan bantuan kepada para penyintas bencana banjir bandang di Bogor, Jawa Barat yang terjadi pada tanggal 19 Januari 2021. Bantuan yang disalurkan pada tanggal 26 Januari 2021 berupa paket sembako untuk 250 keluarga yang terdampak.

Di awal tahun 2021, gempa bumi cukup besar mengguncang Mamuju dan sekitarnya. BMKG melaporkan gempa bumi tersebut berkekuatan 5,9 SR. Puluhan ribu warga mengungsi setelah gempa tersebut, ribuan rumah dan fasilitas umum dikabarkan rusak berat.

Pupuk Kujang langsung bergerak menerjunkan bantuan ke lokasi gempa. Pada Kamis, 21 Januari 2021, aksi cepat tanggap darurat Pupuk Kujang bersinergi dengan BMPK memberikan bantuan kepada para penyintas gempa. Bantuan yang diberikan berupa pembangunan dapur umum, musala Sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) di 4 tempat berbeda. Pembangunan MCK dilakukan di Dusun Tamao dan di Desa Botteng Utara. Selain itu juga dibangun dapur umum dan mushala darurat di Desa Tappalang dan Desa Karema. Adapun posko pengungsian sementara yang dibangun Pupuk Kujang dan BMPK dapat menampung sekira 210 keluarga. (hl/KP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here