Karawang – Tak terima Calon Kades (Cakades) yang mereka dukung gugur dalam pencalonan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Ratusan warga dari dua desa di Kabupaten Karawang langsung mendartangi Gedung DPRD Kabupaten Karawang, Senin (8/3/2021).

Pasalnya, mereka menilai ada dugaan unsur kecurangan dalam tes tulis Cakades yang digelar Dinas Pemerintahan Desa Kabupaten Karawang beberapa waktu lalu, dimana dukungan mereka gugur dalam tes tersebut.

“Kami minta keadilan , transparansi dalam demokrasi, karena kami merasa ada ketidaktransparan dalam ujian tertulis kemarin,” kata Anggini, salah seorang warga desa Sukaharja yang juga merupakan pendukung Cakades yang gugur dalam tes tertulis tersebut yakni Omin Lesmana.

Ditempat yang sama, warga lainnya mengaku kesal dengan celetukan yang diduga keluar dari mulut Asisten Daerah Bidang Pemerintahan ,Ahmad Hidayat. Sehingga sempat membuat situasi semakin panas dan kisruh.

“Suaranya pelan ngomong ” aji mumpung “, gak bener itu, jangan begitulah, kakak ipar saya kasian. Dimana keadilannya, mana suara sudah 3000 lebih,” ujar Gedis Retno Andarini warga Desa Sukaharja mengungkapkan kekesalannya.

Terpantau lebih lanjut, situasi didepan ruang rapat semakin memanas dan kisruh ketika para pendukung Cakades tidak puas dengan hasil rapat tersebut. Namun situasi bisa dikendalikan setelah Wakil Ketua II dari Fraksi Golkar , Suryana menenangkan mereka dan meminta mereka untuk segera membubarkan diri.

Dari pantauan dilokasi, mereka nampak berkerumun dan tidak menjaga jarak, seolah lupa dengan wabah Virus Covid -19 yang bisa kapan saja menyerang.

Berdasarkan informasi dilapangan, kedatangan warga masyarakat Desa Sukaharja dan Mekar Sari ini untuk mendampingi calon kepala desa (Cakades) dukungan mereka, melakukan hearing atau rapat dengar pendapat dengan DPRD Kabupaten Karawang dan stake holder terkait.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here