Minyak Pertamina Berceceran Lagi di Perairan Karawang, SNNU JABAR: PHE ONWJ Harus Bertanggungjawab

0
13

Ceceran Minyak di Perairan KarawangKarawang, Berita-Net.com Bukan yang pertama perairan utara Kabupaten Karawang tercemari minyak mentah dari kegiatan eksplorasi PT. PHEONWJ di lepas pantai Cilamaya.

Akibatnya kondisi pantai Cilamaya menjadi menghitam, dampak bercampurnya limbah, minyak mentah dan pasir pantai sehingga menimbulkan gumpalan hitam dibibir pantai.

Akan hal itu, Ketua Umum Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Provinsi Jawa Barat, Muslim Hafidz, mengatakan Anak Perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) harus bertanggungjawab atas dampak lingkungan yang terjadi di sebagian laut Karawang.

“PHE ONWJ harus bertanggungjawab seiring masih adanya limbah atau ceceran minyak mentah yang muncul di beberapa titik di perairan dan pesisir Karawang,” ujarnya kepada wartawan, Senin, (22/02/2021).

Tokoh asal Cilamaya tersebut mengungkapkan, selain mencemari lingkungan, limbah yang berceceran di pantai itu mengganggu mata pencaharian nelayan dalam melaut.

“Perairan Karawang belum bersih, pencemaran itu masih berlangsung sampai sekarang, ini juga nelayan susah cari ikan dan rajungan,” imbuhnya.

Menurutnya, kondisi perairan Cilamaya yang masih tercemari minyak menunjukkan PT. PHE ONWJ belum bisa maksimal dalam menangani limbah dan minyak yang merugikan nelayan, terlebih, urusan kompensasi bagi nelayan yang tak kunjung selesai, kini nelayan kembali menelan kerugian karena tidak bisa melaut.

“Saya minta Ibu Nicke Widyawati Direktur Utama PT PERTAMINA dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok Komisaris PT PERTAMINA untuk memanggil anak perusahaan Pertamina PT PHE ONWJ terkait kelalaian dalam penanganan kebocoran limbah yang berimplikasi pada kerugian nelayan,” tandasnya. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here