Kerupuk Tutut Dengan Cita Rasa yang Khas, Kembangkan UKM di Karawang

0
6

Kàrawang-Pandemi covid-19 telah berdampak terhadap ekonomi warga namun dengan sedikit inovasi tutut yang seringkali dianggap sebagai hama ternyata bisa dijadikan berbagai macam makanan yang lezat sekaligus menjadi peluang usaha seorang warga di Karawang Jawa Barat menjadikan olahan tutut menjadi kerupuk.

Muhamad Ashari Ridwan memiliki saung Tutut berbekal pengetahuan serta inovasi makanan olahan Keong tutut ini ternyata menjadi peluang usaha baru .

Muhamad Ashari Ridwan atau yang sering di sapa Mang Cepot Mengatakan” untuk sebagian orang tutut seringkali dianggap hama pengganggu tanaman terutama bagi petani Bisa di olah menjadi kuliner yang cita rasa yang khas”.

Dijelaskannya” Puluhan kilo tutut diolah menjadi beragam macam menu makanan setiap harinya,Keong Tutut yang bisa di kelola menjadi menu makanan seperti sate dan juga kerupuk salah satu favorit di saung Tutut, sate tutut di beri harga Rp.15.000,- dan kerupuk Tutut dengan harga rp.10.000,- perporsi”.

“Pembuatan kerupuk Tutut butuh waktu dan proses yang panjang membutuhkan cuaca panas yang stabil untuk penjemuran yang di perkirakan 2 hari saat di jemur”

“Sate tutut dan kerupuk tutut inilah beragam menu makanan yang disajikan kepada pembeli saat mendatangi lapak
warga desa Tegal Sawah Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang Jawa Barat.

“Selain kerupuk dan sate kami juga mengolah tutut menjadi menu makanan lainnya seperti pepes tutut rica-rica serta nasi bakar tutut”.

“Untuk bisa merasakan makanan olahan tutut ini ashari memasarkannya melalui media sosial ataupun bisa mendatangi lapaknya namun untuk pembelian dengan jumlah banyak ia menyarankan untuk memesannya terlebih dulu yang di promosikan di media sosial, tutupnya”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here