Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung pertama di Indonesia resmi dimulai pembangunannya,Lokasi Proyek PLTS Terapung ini di Waduk Cirata, Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Proyek dengan investasi sebesar USD129 juta (setara Rp1,8 triliun) ini diproyeksikan memproduksi listrik sebesar 250
.
Proyek PLTS Terapung pertama di Indonesia ini merupakan proyek Independent Power Producer (IPP), hasil kerja sama PT PJBI dan MASDAR (UAE), anak usaha dari Mubadala Investment Company, perusahaan investasi yang dimiliki oleh Pemerintah UAE.
.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengungkapkan, Kementerian ESDM terus berupaya mendorong badan usaha agar tetap menyediakan pasokan listrik yang cukup melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dan memperhatikan rantai pasok energi primer.
.
Selain memanfaatkan sumber-sumber energi berbasis fosil sebagai sumber energi listrik, tambah Dadan, Pemerintah juga memanfaatkan sumber-sumber energi baru terbarukan yang lebih ramah lingkungan, seperti energi surya dan air untuk menurunkan emisi gas rumah kaca di sektor pembangkit.
.
FYI nih Mangbro dan Tehsist, PLTS Terapung Cirata merupakan bagian dari Proyek Percepatan Infrastruktur Ketenagalistrikan Pemerintah Republik Indonesia melalui PT PLN (Persero) dalam rangka meningkatkan bauran Energi Baru Terbarukan agar mencapai target 23% energi terbarukan di tahun 2025.
.
Dengan komposisi saham 51% oleh PT PJBI dan 49% Masdar, bantinya, PLTS Terapung Cirata akan dibangun dan dioperasikan oleh PT Pembangkitan Jawa Bali Masdar Solar Energy (PMSE).
.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here