Menjelang berakhirnya Tahun 2020 PT Asuransi Jasa Indonesia atau yang dikenal dengan Asuransi Jasindo, kembali menyalurkan dana program kemitraan bagi UMKM di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kali ini sebanyak 13 peternak kambing dan domba di Kabupaten Sleman mendapatkan dana pinjaman sebesar Rp.997.250.000,- , sedangkan 10 peternak lebah klanceng di kabupaten Bantul mendapatkan kucuran dana sebesar Rp.400.000.000,- .

Penyaluran Program Kemitraan diserahkan secara langsung oleh Cahyo Adi selaku Plt Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, kepada para Peternak Kambing dan Domba yang tergabung dalam Koperasi Rojokoyo Gama Mandiri di Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Rabu 16 Desember 2020. Hadir pada kesempatan tersebut Dekan Fakultas Peternakan UGM Prof.Dr.Ali Agus yang juga selaku pembina koperasi, perwakilan dari Ditjen PKH Kementerian Pertanian, Dinas Peternakan Provinsi maupun Kabupaten.

Dalam sambutannya Cahyo Adi mengucapkan terima kasih dan juga memberikan Apresiasi yang tinggi kepada Universitas Gajah Mada dengan memfasilitasi kegiatan ini dan juga Kementerian Pertanian yang memberikan rekomendasi kepada kelompok ternak untuk dijadikan mitra binaan Asuransi Jasindo. Hal tersebut menjadi salah satu bentuk Sinergi yang sangat baik bagi semua.

“Sebagai perusahaan yang berorientasi profit, Asuransi Jasindo juga memiliki program untuk membantu pemberdayaan masyarakat di sekitarnya, melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Untuk memaksimalkan pelaksanaan program tersebut, Asuransi Jasindo menggandeng Kementerian Pertanian sebagai mitra kerja. Melalui kerjasama ini diharapkan program tersebut bisa diimplementasikan dengan baik sehingga memberi manfaat nyata bagi kemajuan masyarakat sebagai penerima manfaat” jelas Cahyo

Ia menambahkan, sinergi antara Asuransi Jasindo dengan Kementerian Pertanian sudah berlangsung sejak ditunjuknya perusahaan asuransi umum tersebut oleh pemerintah untuk menjalankan program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTP) dan juga Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) pada tahun 2015. Untuk itu seyogyanya Asuransi Jasindo juga ikut hadir dan terlibat langsung dalam mengembangkan Industri Pertanian dan Peternakan, dimana saat ini kebutuhan permodalan bagi para Petani dan Peternak skala kecil masih sangat besar sekali.

Penyaluran dana Program Kemitraan Asuransi Jasindo bukanlah yang pertama, namun sejak tahun 2016 tercatat dana sebesar Rp. 3,540 Milyar telah dikeluarkan untuk membantu para UMKM di provinsi DIY, khususnya untuk wilayah Kabupaten Sleman, Bantul, dan Gunungkindul, Total sebanyak 121 Mitra Binaan yang telah ikut dalam Program Kemintraan ini terdiri dari 45 orang dari sektor peternakan, 64 orang dari sektor industri, 12 orang dari sektor perdagangan dan jasa.

Cahyo memastikan, ke depannya Asuransi Jasindo, yang merupakan anggota dari Holding Perasuransian dan Penjaminan yang dikenal dengan nama Indonesia Financial Group atau IFG, akan terus membantu pengembangan UMKM baik dari sisi permodalan maupun pelatihan-pelatihan agar para UMKM mempunyai kemampuan yang lebih baik.

“Kami juga akan membantu mereka dalam mengembangkan usahanya melalui jaringan yang kami miliki agar produk-produk UMKM dapat dipromosikan secara maksimal,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here