Predator Dana Talang Rp. 11 Miliyar Akhirnya Ditetapkan Tersangka Atas Nama Agus Hendra Rianto (AHR)

0

Kàrawang-Agus Hendra Rianto (AHR ) Pelaku dengan Kasus modus penipuan Dana Talang 11 Miliyar , akhirnya di amankan Polres Karawang pada tanggal 13 November 2020 dengan dikenakan pasal 378 KUHP tentang pidana penipuan .

Maman Suherman sebagai korban mengatakan Aksi jahat Agus Hendra Rianto (AHR ) Modusnya terbongkar pada tanggal 6 Agustus 2020 . Dalam Melancarkan aksinya kepada para korban dengan menyakinkan memberikan dana dengan keuntungan berpariasi tergantung dana talang yang dimintanya.

Saat ini AHR yang sudah menipu di area Kabupaten Karawang sudah 19 orang korban dengan total kerugian yang begitu besar yakni Sekitar 100 juta sampai 4 Miliar.

Tersangka AHR sebelumnya sudah pernah masuk sel Polsek Kota Kàrawang pada bulan Agustus oleh salah satu korban dengan kasus yang sama, tetapi istrinya yang menjamin penahanan suaminya dengan sertifikat ruko sovenir yang berlokasi depan Polsek Kota karawang.

Sempat menipu para konsumen predator dana talang sebesar Rp. 11 Miliyar akhirnya pelaku ditetapkan tersangka atas nama Agus Hendra Rianto (AHR) kini sudah masuk sel Rutan Polres Karawang atas Kasus penipuan

Kami sebagai korban sudah diberikan waktu sampai tanggal 2 desember 2020 Untuk beretika baik dengan menyelesaikan kasusnya bila tidak akan lanjut ke persidangan.

Sebelumnya AHR adalah berprofesi sebagai pejual mobil bekas di Kelurahan Adiarsa dengan nama showroom Auto99, seiring berjalan lancar serta meyakinkan para korbannya dengan meminjam dana untuk pesanan mobil bekas sampai keluar pulau Jawa,

Tetapi seiring berjalan dana tersebut bukan untuk membeli mobil melainkan untuk gali lobang tutup lobang para korbannya. Dalam modusnya korban menyuruh keep silent korban agar bisnis jual belinya tidak diketahui kompetitor, padahal itu modus agar para korban tidak saling curiga.

Para korban sangat kesal sebab pelaku tidak ada raut ketakutan atau kesahalan dari sepasang suami istri ini, seolah olah masih menantang para korban, terlihat mereka masuk komunitas dan terlihat di youtube dengan gelak tawanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here