Sempat Memanas, Demo Buruh Tolak Omnibuslaw Akhirnya Ditemui PJ Bupati Dan Ketua DPRD Karawang

0

Karawang-Sempat memanas dengan mendobrak gerbang samping Kanan pintu masuk Pemda Kabupaten (Pemkab) Karawang, Ribuan buruh demo menolak Omnibuslaw atau Undang – Undang (UU) Cipta Kerja akhirnya ditemui PJ Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Karawang.

Menurut pantauan BeritaNet.com, dikawal Kapolres dan Dandim Karawang PJ Bupati Karawang Yerri Yanuar yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang Pendi anwar serta sejumlah Anggota Dewan menghampiri ribuan pendemo, didepan Kantor Pemkab Karawang, untuk menerima aspirasinya.

“Saya sebagai PJ Bupati Karawang menampung dan akan menindaklanjuti aspirasi para buruh kepada Pemerintah Pusat,” ujar PJ Bupati Kabupaten Karawang Yerri Yanuar, dengan singkat didepan ribuan buruh Karawang, Rabu (07/10).

Masih ditempat yang sama, Ketua DPRD Karawang sekaligus mewakili Fraksi Partai Demokrat Pendi Anwar, menyambut baik dan ikut mendukung gerakan yang dilakukan para buruh di Karawang dalam menolak UU Cipta Kerja.

“Kami atas nama Fraksi Demokrat Kabupaten Karawang, mendukung gerakan buruh menolak Omnibuslaw, Hidup buruh hidup buruh hidup buruh…!,” ujar Pendi didepan ribuan buruh.

Diungkapkan Pendi Partai Demokrat merupakan salah satu dari Dua Partai yang menolak UU Cipta Kerja disahkan.

“Dari awal sejak masih dalam Rancangan Undang – Undang hanya Fraksi Demokrat dan Fraksi PKS lah yang konsisten menolak Omnibuslaw diundangkan, kawan – kawan bisa lihat sendiri di televisi bagaimana rekan – rekan kami di DPR berjuang agar UU itu tidak di undangkan,” kata Pendi.

“Maka dari itu kami Fraksi Demokrat bersatu bersama buruh, menolak dengan tegas UU Cipta Kerja yang dinilai berpihak kepada perusahaan dan hanya merugikan buruh,” imbuhnya.

Sementara Ketua Fraksi PKS Kabupaten Karawang Dedi Sudrajat juga mendukung gerakan buruh, sesuai dengan yang diperjuangkan Fraksi PKS dan Demokrat di senaian, ia dengan tegas menolak UU Cipta Kerja.

“Saya Dedi Sudrajat Ketua Fraksi PKS Kabupaten Karawang, sesuai perjuangan yang dilakukan pihak kami di DPR dari Fraksi PKS, kami juga menolak UU Cipta Kerja, Allohuakbar…!!!!,” teriak Dedi Sudrajat masih didepan ribuan buruh.

Sebab, kata Dedi Sudrajat Omnibuslaw dinilai hanya berpihak kepada pengusaha, dan hanya akan menyengsarakan buruh.

“Jika saat ini Kabupaten Karawang mempunyai UMK tertinggi di Undinesia, dengan adanya Omnibuslaw upah akan menguti kepada UMP terendah dan yang terendah adalah Kabupaten Pangandaran 1,8 juta, bayangkan jika Karawang mengikuti upah itu, sementara biaya hidup di Karawang sangat tunggi,” ungkapnya.

“Atas dasar hal itu kami Fraksi PKS juga menolak UU Cipta Kerja dan meminta Presiden Seger mencabut UU tersebut,” pungkasnya.

Sebagai bentuk penolakan disahkannya UU Cipta Kerja, masih didepan ribuan buruh PJ Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Karawang, diminta menandatangani surat menolak Omnibuslaw dan harus disampaikan kepada pemerintah pusat.

Setelah para pejabat menemui ribuan buruh didepan Kantor Pemkab Karawang, dilanjutkan dengan hearing PJ Bupati, Sekda dan DPRD Karawang dengan perwakilan buruh di ruang rapat Sekda Kabupaten Karawang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here