PPM Minta Pemkab Karawang Daftarkan Rumah Sejarah Djiaw Kie Siong Sebagai Cagar Budaya

0
17

Karawang-Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Karawang meminta Rumah Sejarah Djiaw Kie Siong Rengasdengklok masuk sebagai cagar budaya.
Upaya mendorong rumah Sejarah di Rengasdeklok itu, PPM sampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang Drs Acep Jamhuri.

Pasalnya, rumah keturunan tionghoa itu, dinilai menyimpan sejarah penting menjelang kemerdekaan Indonesia yang harus diakui dan dilindungi pemerintah.

“Pemuda Panca Marga mendorong Pemkab Karawang agar mendaftarkan Rumah Sejarah Djiaw Kie Siong sebagai cagar budaya,” ujar Ketua Harian PPM Kabupaten Karawang Lukman N Iraj, saat diwawancara awaknmedia, usai hearing bersama Sekda Karawang, Selasa (06/10).

Latar belakang tentang sebuah peristiwa penculikan seorang tokoh proklamator kemerdekaan Indoneaia, Ir Soekarno dan Moh Hatta menjelang kemerdekaan RI, sangat melekat dengan keberadaan rumah sejarah di Rengasdengklok itu ditegaskan Lukman menjadi dasar kenapa rumah tersebut harus masuk kedalam cagar budaya.

“Rumah itu sangat bersejarah, bukan saja menjadi ikon Karawang namun merupakan ikon Nasional, karena mempunyai peran penting dalam merencanakan kemerdekaan,” terangnya.

Kendati demikian, Lukman juga menyadari bahwa saat ini kepemilikan rumah tersebut masih dikuasai oleh perseorangan, sehingga PPM menyarankan Pemkab Karawang terlebih dahulu untuk membelinya dan menjadi aset pemerintah.

“Memang rumah itu sekarang masih dimiliki perseorangan, kemudian upaya pemerintah untuk membelinya cukup alot, karena hak waris yang selalu berganti, namun jika pemerintah serius, kami yakin rumah tersebut bisa dibeli pemerintah, dan bisa dijadikan sebagai cagar budaya,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here