Klaster Industri Meningkat, GTPP COVID-19 Karawang akan Gelar Oprasi Yustisi

0

Karawang-Ketua harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) yang juga sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang Drs Acep Jamhuri berencana akan gelar oprasi yustisi ke setiap Perusahaan yang ada di Kabupaten Karawang.

Hal itu dilakukan sebagai upaya penanganan penyebaran COVID-19 di Perusahaan, pasca muncul puluhan karyawan dari sejumlah perusahaan yang terkonfirmasi positif COVID-19.

“Meningkatnya pasien positif Corona dari klaster perusahaan, disebabkan karena SOP penanganan yang dilakukan perusahaan dilanggar,” ujar Sekda saat dikonfirmasi awak media dikantornya, Senin (28/09/20).

“Seharusnya perusahaan melaporkan darimana Karyawan positif berasal, kemudian melakukan komunikasi kepada Gugus tugas saat melakukn tracking pasien, kepada Dinas Kesehatan, kepada Gugus Tugas Kecamata nanti disana akan keliatan, darimana mereka tertular,” timpal Sekda.

Tidak ingin hal ini semakin parah, Sekda mengaku telah melakukan evaluasi mulai dari SOP penanganan, penerapan regulasi sampai rencana akan menggelar oprasi yustisi terhadap perusahan – perusahaan, sebagai upaya pencegahan penularan Corona dari klaster perusahaan.

“Tadi kita sudah bahas, kita perbaiki SOPnya, regulasinya, kita akan gencar lakukan oprasi ke perusahaan, dan kita juga akan lakukan oprasi yustisi,” tandasnya.

Diketahui, menurut info yang berhasil SpiritJabar.com dapatkan dari GTPP COVID-19 Kabupaten Karawang, per hari Seni 28 September 2020, terjadi penambahan jumlah pasien terkonfirmasi positif Corona. Sehingga total keseluruhan adalah sebanyak 684 positif, dengan rincian 187 orang diisolasi/perawatan, 475 sembuh dan 22 orang meninggal dunia.

Penambahan 38 pasien tersebut menjadi paling banyak, sejak kasus pertama virus corona terdeteksi di Karawang. Penambahan pasien yang diisolasi membludak karena ditemukan klaster industri baru di kawasan industri. Karyawan positig tersebut berasal dari Karawang, Purwakarta, Bekasi dan Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here