KABUPATEN BEKASI | Kali Cilemah Abang yang diduga terkontaminasi oleh limbah B3 yang disinyalir dari perusahaan yang ada di? Kabupaten Bekasi, masih menjadi perbincangan publik.

Keluhan masyarakat yang di sampaikan dari Unjuk rasa, maupun melalui media sosial belum menuai solusi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, disebabkan aliran kali Cilemah Abang yang bewarna hitam pekat dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

“Siapapun yang mencemari sungai, maka akan di lakukan tindakan tegas oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, kita sudah membentuk team Satgas yang akan melakukan monitoring terhadap sungai, bila mana diketahui ada yang melakukan tindakan pencemaran maka team akan melakukan upaya tindak tegas maupun pembersihan lingkungan.” Terangnya Bupati Eka Supria Atmaja saat menghadiri acara 90 Komunitas gerakan relawan memerdekakan kali kali di Bekasi di Hutan Bambu. Senin (17/08/2020).

Disindir kali cilemah Abang dirinya memaparkan untuk kali Cilemah Abang memang beberapa hari yang lalu sempat tercemar, namun karena langkah yang sigap dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup) telah menemukan yang membuang limbah di situ dan telah kita berikan sangsi, Jelasnya Bupati Bekasi.

Saat dipertanyakan sanksi yang telah diberikan, Bupati Eka Supria Atmaja juga menerangkan “sangsi yang telah diberikan seperti peringatan, dan sampai nanti pencabutan ijin”.

Ditempat yang sama Peno Suyatno selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi saat di pertanyakan terkait Kali Cilemah Abang mengatakan, “dalam hal ini sudah beberapa kali kita rapatkan, pada dasarnya dari pihak kawasan juga mensuport untuk menjernihkan kali cilemah abang.

“Apa bila sangsi ini tidak di hiraukan, Maka ini akan di tindak lanjuti ke ranah Pidana”. Pungkasnya Kadis DLH Kabupaten Bekasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here