Masyarakat Adat Memiliki Peran dan Ada tiga kategori masyarakat adat dalam menghadapi COVID-19. Pertama, komunitas atau masyarakat adat di wilayah urban. Kedua, kelompok masyarakat adat yang berdampingan dengan berbagai perusahaan, yang punya ketersediaan makanan pokok hanya untuk tiga sampai enam bulan. Ketiga, kehidupan masyarakat adat sub-semi subsisten yang masih punya ketersediaan pangan hingga satu tahun atau lebih.

Masyarakat adat memang memiliki peran dan fungsi penting dalam menjaga ketahanan hidup komunitas berdasarkan asal usul leluhur secara turun temurun di wilayah mereka. Ada tiga aspek utama yang membangun identitas masyarakat adat yaitu, pengetahuan, otoritas dan wilayah adat.

Adanya pengakuan atas otoritas masyarakat adat, akan membuat masyarakat adat mampu terlibat dan bersuara di dalam ranah pengambilan keputusan baik atas tubuh, keluarga, komunitas adat maupun negara.

Pengesahan RUU Masyarakat Adat sebagai bagian dari kedaulatan masyarakat dan wilayah adat makin urgen. RUU Masyarakat Adat sudah bahas berulang kali. Berawal dari inisiatif DPR era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan gagal. Bersambung jadi inisiatif DPR di dua periode Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Hingga kini, sudah masuk berulang kali program legislasi nasional, tetapi lagi-lagi, pembahasan belum jelas.

Lestari alamku

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here