Karawang- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten  sejak Januari hingga pertengahan Ramadhan 1441 Hijriah berhasil menghimpun zakat senilai Rp1,4 miliar, yang selanjutnya disalurkan ke mustahik (penerima zakat) melalui perwakilan untuk menghindari kerumunan massa.para penerima zakat antara lain jompo, fakir miskin, termasuk untuk modal usaha, bantuan berobat, beasiwa, kegiatan pelatihan meningkatkan keterampilan bagi mustahik, bedah rumah, bantuan kursi roda, bantuan pendidikan

Wakil Ketua 2 Pendistribusian dan pendayagunakan BAZNAS karawang Karmin mengatakan BAZNAS merupakan Lembaga pemerintah nonstruktural yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama.BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang bersifat mandiri, bertanggung jawab langsung kepada Presiden melalui Menteri yang memiliki wewenang melakukan tugas pengelolaan zakat secara nasional, dengan bTujuan dibentuknya BAZNAS sebagai tempat atau pusat pengelolaan zakat secara nasional di seluruh Indonesia

Penyaluran Pendisitrubuisn zakat saat ini di kabupaten Karawang sudah mencapai Rp.960.00.00,diserahkan ke masing-masing Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tiap kecamatan. Dari UPZ inilah yang kemudian menyalurkan kepada mereka yang berhak menerima tanpa mengumpulkan di suatu tempat, tapi langsung datang ke rumah penerima. Pengumpulan zakat berasal dari ASN kini baru terdata 3000 dari 1300 ASN di kabupaten Karawang berharap Sampai sebelum idul Fitri Pendistribusian dapat terselesaikan keseluruhan.

Berapa kegiatan BAZNAS karawang sudah berjalan seperti pembangunan rumah tak layak huni (rutalahu) hingga saat ini sudah 20 rumah yang sudah terealisasikan, bantuan APD dan dapur umum di saat Pendemi Covid 19 tiap-tiap kecamatan dan tahun Ini penyaluran  zakat bekum optimal dari ASN dan untuk memenuhi target pemerintah bisa mengeluarkan peraturan bupati agar bantuan perusahaan perusahaan swasta Bisa disalurkan satu pintu.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here